Bayangkan tiga wanita tangguh, penuh gaya, dan siap menghajar penjahat dengan aksi keren sambil tetap chic. Ya, Charlie’s Angels lagi-lagi bakal kembali ke layar lebar! Kabar gembira buat penggemar franchise ikonik ini: Sony Pictures resmi mengembangkan Charlie’s Angels versi terbaru, dan mereka menggandeng Pete Chiarelli, salah satu penulis skenario di balik kesuksesan Crazy Rich Asians.
Berita ini langsung bikin heboh di kalangan pecinta film action-comedy. Apalagi setelah reboot tahun 2019 yang agak naas di box office, banyak yang bertanya-tanya, apakah kali ini Charlie’s Angels bisa bangkit lagi dengan formula yang lebih segar? Proyek ini masih di tahap awal, tapi sudah cukup bikin penasaran. Kita bahas yuk, apa yang sudah diketahui sejauh ini, plus sedikit kilas balik biar kamu ingat kenapa franchise ini selalu punya tempat spesial di hati penonton.
Kabar Terbaru: Pete Chiarelli Pegang Kendali Skenario
Sony Pictures lagi serius menggarap film baru Charlie’s Angels. Menurut laporan dari Hollywood Reporter dan Variety, mereka sudah menunjuk Pete Chiarelli sebagai penulis skenario utama. Chiarelli bukan nama sembarangan—dia salah satu otak di balik Crazy Rich Asians (2018), film yang sukses besar dan membawa angin segar representasi Asia di Hollywood.
Selain itu, portofolionya juga mencakup The Proposal (rom-com klasik bersama Sandra Bullock dan Ryan Reynolds) serta Now You See Me 2. Baru-baru ini, dia juga terlibat di film animasi GOAT produksi Sony. Jadi, Sony jelas memilih penulis yang paham cara bikin film komersial yang fun, menghibur, dan punya daya tarik luas.
Proyek ini masih dalam tahap pengembangan awal. Belum ada info resmi soal sutradara, pemeran, atau jadwal rilis. Tapi ada rumor Drew Barrymore dan rumah produksinya, Flower Films, mungkin kembali terlibat—seperti di dua film era 2000-an. Kalau benar, ini bisa jadi jembatan nostalgia yang manis.
Kenapa pemilihan Chiarelli ini menarik? Karena dia jago bikin cerita yang ringan tapi punya hati. Crazy Rich Asians bukti nyata: film itu tidak hanya lucu dan mewah, tapi juga menyentuh isu budaya dan keluarga. Mungkin di Charlie’s Angels versi terbaru ini, kita bakal dapat aksi yang lebih cerdas, humor yang lebih tajam, dan karakter Angels yang lebih relatable di era sekarang.
Kilas Balik: Perjalanan Panjang Charlie’s Angels
Sebelum ngomongin masa depan, yuk kita mundur sebentar. Franchise Charlie’s Angels ini sudah punya sejarah panjang, mulai dari serial TV klasik sampai adaptasi layar lebar yang selalu bikin orang excited.
Era TV: Kelahiran Para Malaikat Charlie
Semuanya bermula dari serial TV tahun 1976-1981. Tiga detektif wanita cantik dan pintar—Farrah Fawcett, Kate Jackson, Jaclyn Smith (kemudian diganti Cheryl Ladd dan Shelley Hack)—bekerja untuk bos misterius bernama Charlie yang cuma terdengar lewat speaker. Serial ini jadi fenomena karena menampilkan wanita kuat di era yang masih didominasi pahlawan pria.
Mereka bukan cuma cantik, tapi juga jago bela diri, nyetir mobil kencang, dan memecahkan kasus. Iconic banget!
Kebangkitan di Tahun 2000-an: Cameron, Drew, dan Lucy Liu
Tahun 2000, Drew Barrymore memproduseri dan membintangi adaptasi layar lebar bersama Cameron Diaz dan Lucy Liu. Filmnya sukses besar—action yang fun, humor ringan, dan chemistry antar Angels yang luar biasa. Lanjut sekuel Charlie’s Angels: Full Throttle (2003) yang lebih gila dengan aksi motor, Demi Moore sebagai villain, dan cameo Bernie Mac.
Dua film ini menggaet generasi baru dan jadi contoh girl power yang asyik. Soundtrack-nya juga hits, dari Destiny’s Child sampai Pussycat Dolls.
Reboot 2019: Upaya Modern yang Kurang Beruntung
Tahun 2019, Elizabeth Banks mengarahkan reboot dengan Kristen Stewart, Naomi Scott, dan Ella Balinska sebagai Angels baru. Ide-nya bagus: memperluas universe dengan banyak Angels di seluruh dunia, plus pesan empowerment yang lebih kuat.
Tapi sayangnya, film ini kurang sukses di box office. Banyak kritik bilang aksinya kurang greget, humornya agak dipaksakan, dan timing rilisnya kurang tepat. Meski begitu, ada yang suka karena cast-nya fresh dan visualnya keren.
Apa yang Bisa Kita Harapkan dari Charlie’s Angels Versi Terbaru?
Dengan Pete Chiarelli di belakang layar, peluangnya besar film ini bakal lebih condong ke arah comedy-action yang ringan dan menghibur, mirip gaya Crazy Rich Asians atau The Proposal. Mungkin kita akan dapat:
- Humor yang lebih segar → Chiarelli jago bikin dialog lucu tapi tidak murahan.
- Karakter yang lebih dalam → Bukan cuma aksi, tapi juga chemistry antar Angels yang bikin penonton care.
- Elemen modern → Isu diversity, teknologi, atau budaya pop terkini yang relevan tanpa terasa dipaksakan.
Soal cast, belum ada konfirmasi, tapi bayangin kalau Sony menggaet bintang-bintang muda yang sedang naik daun—mungkin campuran aktris dari berbagai latar belakang untuk representasi yang lebih luas. Atau, ada kemungkinan cameo dari Angels lama? Itu bakal bikin penonton nostalgia berat!
Yang pasti, franchise ini selalu punya daya tarik karena konsepnya timeless: tiga wanita hebat yang saling mendukung, menghadapi bahaya, dan tetap stylish. Di tengah maraknya film superhero, Charlie’s Angels bisa jadi alternatif yang lebih fun dan grounded.
Penutup: Siap Menyambut Angels Baru?
Charlie’s Angels versi terbaru ini masih jauh dari rilis, tapi kabar penggarapan saja sudah cukup bikin excited. Dengan sentuhan Pete Chiarelli, semoga kali ini Sony bisa menghadirkan film yang tidak hanya menghibur, tapi juga sukses secara komersial. Kita tunggu saja update selanjutnya—siapa tahu tahun depan sudah ada teaser!
Kamu lebih suka Angels era mana? Yang klasik dengan Cameron Diaz, atau berharap cast baru total? Share di komentar ya!




